Roda Sepeda

Dahulu kita,
Sepasang roda sepeda.

Aku roda depan yang bersedia menuntunmu.
Mengarahkanmu ke tujuan, menghindarkanmu dari jalan berlubang.
Sedangkan dirimu roda belakang yang mendorongku terus maju.
Memaksaku bergerak, memintaku untuk menanjak sejenak. 

Sesaat sempat ku sadari.
jari roda yang beiringan akan berselisih.
Roda ban yang berangin akan menepi.
Kadang diantara kita berhenti.
Karena saling memahami.
Kadang diantara kita berjalan.
Karena saling melawan.

Tergantung akan tangan mencengkram.
Tergantung akan kaki menghantam.
Walau kita tak lagi berada, dirangka besi yang sama.
Ku harap dirimu bahagia.

Karena kita tak lebih mampu mengitari.
90 kali rotasi bumi.

0 komentar:

Posting Komentar